PENGARUH KERAPATAN POPULASI GULMA TEKI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH DAN KACANG TANAH

Oleh: Salahuddin Adi Kelana

Latar Belakang

Tanamam Bawang merah merupakan salah satu tanaman yang dibutuhkan untuk kehidupan manusia, dalam pertumbuhan tanaman banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya yaitu kerapatan gulma sehingga menyebapkan terjadinya interaksi antara dua tanaman, dimana ada beberapa kemungkinan bentuk interaktif antara tumbuh-tumbuhan yang hidup secara bersama-sama, dimana terjadi interaksi baik yang negatif maupun yang positif, dimana interaksi negatif antara lain adalah kompetisi. Kompetisi didevinisikan sebagai hubungan interaksi dua individu tumbuhan, baik yang sama atau berlainan jenis sehingga menimbulkan pengaruh negatif bagi keduanya sebagai akibat pemanfaatan secara bersama sumberdaya yang ada dalam keadaan terbatas. Sumberdaya atau faktor tumbuh yang diperebutkan terutana adalah air, hara, cahaya dan ruang tumbuh. (Anonim,2009).

Gulma mempengaruhi banyak fase pengusahaan tanaman dan menyebapkan kerugian yang serius dalam hasil, kualitas dan kuantitas selain itu meningkatkan biaya produksinya dimana gulma dalam lahan pertanian dapat berpengaruh negatif terhadap hasil dan kualitas panen, disebapkan oleh persaingan kebutuhan tumbuh seperti air, hara dan cahaya. (Fryer.J.D,1988)

Kompetisi cahaya mengendalikan proses fotosintesis tumbuhan. Oleh karena itu, apabila tanaman  tidak mendapatkan cahaya karena ternaungi oleh gulma maka ia tidak mempunyai energi untuk tumbuh yang akan mengakibatkan kematian. Derajat kompetisi dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan cahaya oleh daun. Penyerapan cahaya oleh daun dipengaruhi oleh bentuk daun, luas tajuk, tinggi serta besarnya batang. Kompetisi cahaya secara vertikal dipengaruhi oleh tinggi sedangkan secara horizontal dipengaruhi oleh bentuk dan luas daun. Luas daun  yang dimiliki oleh tumbuhan sangat mempengaruhi kemampuanya dalam menyerap cahaya sekaligus mempengaruhi kemampuannya berkompetisi dengan cahaya.(Shooichi.M.1977), dari beberapa faktor diatas maka perlu diadakannya suatu percobaan untuk mengetahui sejauh tingkat kerapatan populasi gilma dalam mempengaruhi pertumbuhan tanaman bawang merah.

Tujuan

Untuk mengetahui pengaruh kerapatan (populasi) gulma terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah dan kacang tanah

Metode

Tempat dan Tanggal Praktikum: Praktikum ilmu gulma diadakan pada tanggal 20 April 2009,  bertempat di laboraturium Agronomi, Fakultas Pertanian Universitas Mataram

 

Bahan dan Alat yangdigunakan: Bibit tanaman bawang merah dan benih tanaman kacang tanah, umbi gulma teki, tanah, pasir, pupuk kandang, polybag dan alat tulis menulis

Prosedur Kerja:

1.   Tanah, pasir dan pupuk kandang dicampur dengan perbandingan 2:1:1 sebagai media.

2.  Campuran media dimasukkan ke dalam polybag sampai ketinggian 4 cm dari bibir polybag.

3.  Semaikan umbi gulma teki sebanyak populasi perlakuan yang direncanakan pada 4 hari sebelum benih tanaman disemaikan.  Benih tanaman ditanam sebanyak 2-3, setelah benih tumbuh dan berumur 7 hari dijarangkan dengan menyisakan 2 tanaman yang pertumbuhannya baik.

4. Penyiraman dilakukan sesuai keadan dan dalam takaran yang sama untuk menjaga kelembaban tanah.

 

Pengamatan       :

1.  Ukur tinggi tanaman

2.  Hitung jumlah daun..

3.  Timbang berat brangkasan basah dan kering tanaman dan gulma

Hasil Pengamatan

Tabel 1.  Rerata tinggi tanaman bawang merah

Perlakuan Tinggi tanaman(cm) umur hari setelah tanaman (hst)
7 hst 14hst 21hst 28hst 35hst
Kontrol 11 11 12 12 13
2 Gulma 4 5 6 3 6
4 Gulma 4 5 3 4 3
6 Gulma 5 4 3 3 4

 

Table 2.  Rerata jumlah daun tanaman bawang merah

Perlakuan Jumlah daun (helai) umur hari setelah tanaman (hst)
7 hst 14hst 21hst 28hst 35hst
Kontrol 30.9 31.5 32 32.9 33.1
2 Gulma 30.7 30.6 20 21.3 7
4 Gulma 30.1 30.6 24.3 25 16
6 Gulma 16.1 24 20 21.2 13.3

 

 

Tabel 3.  Rerata tinggi tanaman kacang tanah

Perlakuan Tinggi tanaman (cm) umur hari setelah tanaman (hst)
7 hst 14hst 21hst 28hst 35hst
Kontrol 16.92 21.1 22.8 23.9 25.7
2 Gulma 15.33 18.87 21.75 22.5 23.05
4 Gulma 15 20 21.5 22 22.5
6 Gulma 16.23 19 20.66 21.5 22.3

 

Table 4.  Rerata jumlah daun tanaman kacang tanah

Perlakuan Jumlah daun (helai) umur hari setelah tanaman (hst)
7 hst 14hst 21hst 28hst 35hst
Kontrol 64 71 81.5 93.5 108.8
2 Gulma 41.5 47 53.5 65 76.5
4 Gulma 48 56 68 74 80
6 Gulma 35 42.8 48.6 52.8 56.5

 

Tabel 5.  Rerata berat brangkasan basah dan kering; diameter umbi, jumlah umbi dan berat umbi tanaman bawang

Perlakuan Berat brangkasan basah (g) Berat brangkasan kering (g) Jumlah umbi Diameter umbi g (cm) Berat basah umbi (g) Berat kering umbi (g)
Kontrol 28,42 3.70 13,67 1,92 14,68 3.75
2 Gulma 4,72 3.49 7,00 0,81 11,60 3.70
4 Gulma 3,71 0.53 5,50 1,34 3,20 3.44
6 Gulma 5,37 4,50 1,48 6,78

 

Tabel 6.  Rerata berat brangkasan basah dan kering; jumlah polong, berat basah dan berat kering polong tanaman tanah

Perlakuan Berat brangkasan basah (g) Berat brangkasan kering (g) Jumlah polong Berat basah polong (g) Berat kering polong (g)
Kontrol 40,75 7.19 10,0 14,71 5.63
2 Gulma 31,84 5.97 6,67 11,84 4.13
4 Gulma 19,39 3.53 6,00 10,53 0.98
6 Gulma 23,17 2.83 2,00 2,86 0.58

 

Tabel 7.  Rerata berat brangkasan basah dan kering gulma teki

Perlakuan Berat basah teki pada tan.bawang (g) Berat kering teki pada tan.bawang (g) Berat basah teki pada tan. kacang tanah (g) Berat kering teki pada tan. kacang tanah (g)
2 Gulma 15,29 0.53 14,70 2.88
4 Gulma 19,17 3.28 17,56 7.04
6 Gulma 11,10 3.70 21,00 11.06

 

Tabel 8.  Rerata berat brangkasan basah dan kering gulma teki

Perlakuan Jumlah anakan teki pada tan kacang tanah Jumlah anakan teki pada taan. bawang merah
2 Gulma 10,00 14,00
4 Gulma 15,00 21,00
6 Gulma 21,00 23,50

PEMBAHASAN

Dilihat dari hasil maka dapat diketahui bahwa gulma memiliki daya kompertisi yang dapat dikatakan sangat bagus, dimana dari hasil panen tanaman baawang dan kacang tanah diketahui terjadi penurunan hasil panen ketika mengalami kompetisi terhadap gulma teki. Seperti yang dapat dilihat pada tabel diatas, dimana rerata berangkasan basah dan kering gulma teki pada tanaman bawang merah dan kacang tanah jauh lebih beras dibanding berat tanaman kacang tanah dan bawang merah itu sendiri, dan juga dapat dilihat bahwa hasil panen pada control jauh lebuh tinggi dibanding pada tanaman kacang dan bawang merah yang diujikan, hal ini disebapkan terjadinya persaingan hidup antara gulma dengan tanaman kacang tanah dan bawang merah.

Selain itu pengaruh kerapatan populasi gulma teki terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah dan kacang tanah terjadi persaingan antara tanaman budidaya terhadap gulma rumput teki mengakibatkan kerugian hasil dan kuantitas tanaman budidaya.

Yang paling diperebutkan antara tanaman dengan gulma berupa unsur nitrogen, dan unsur hara yang lainnya, dikerenakan nitrogen dibutuhkan dalam jumlah yang banyak, maka lebih cepat habis dibandingkan dengan unsur yang lainnya

Sebagaimana dengan tumbuhan yang lainnya, gulma juga membutuhkan yang namanya air didalam proses pertumbuhannya, jika ketersediaan air dan hara pada suatu lahan terbatas jumlahnya, maka terjadi persaingan antara gulma dengan tanaman didalam memperebutkan air, begitu juga dengan unsur hara yang lainnya, jika jumlah unsur hara disuatu lahan terbatas maka terjadi persaingan didalam memperebutkan unsur hara tersebut.

Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang dapat di ambil dari praktikum kali ini adalah sebagai berikut :

Kerapatan populasi gulma terhadap tanaman bawang merah dan kacang tanah memberikan dampak yang negatif terhadap jumlah, kualitas dan kuantitas hasil panen

Daftar Pustaka

 

Anonim,2009. Penuntun Praktikum Ilmu Gulma. Team Pembimbing Praktikum Ilmu   Gulma Fakultas Pertanianuniversitas Mataram. Mataram

Fryer.J.D. 1988. Organisasi Penelitian Gulma.Yarinton.inggris

Shooichi.M.1977.Penanggulangan Gulma Secara Terpadu.Bina Aksara.Jakarta

3 responses to “PENGARUH KERAPATAN POPULASI GULMA TEKI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH DAN KACANG TANAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s